Seorang Guru SD Mengaku Mati Untuk Dapat Uang Asuransi Rp.600 juta...


Binjai, Seorang guru SD di Binjai Sumut yang berinisial DS (56) diciduk okeh petugas Kejaksaan setempat, karena  diduga korupsi pembayaran gaji. DS juga mengantongi uang asuransi, setelah mengaku meninggal dunia.

“DS ditangkap, karena telah 3 kali dilakukan pemanggilan. Oleh penyidik Kejari Binjai tidak bersedia hadir. Tanpa memberikan alasan, " kata Kasi Penkum Kejati Sumatera Utara, Sumanggar Siagian.

Sumanggar menjelaskan, bahwa tersangka DS sebelumnya sudah 7 tahun tidak mengajar di SD Negeri 027144 Binjai, Sumut. Namun, tersangka yang bolos sejak 2010 itu, masih tetap menerima gaji dari pemerintah tiap bulannya sebesar Rp.4.367.900."

Tak hanya itu, ucap Sumanggar, bahkan PT Taspen juga telah mencairkan asuransi kematian tersangka. Padahal, oknum guru SD itu masih hidup.

Setelah mendapatkan uang asuransi, maka tersangka lalu meninggalkan Kota Binjai sejak 2011.

Sumanggar menyebutkan, tersangka DS merupakan warga Komplek Handayani Jl. Dewi Sartika No. 162 Binjai Utara, Provinsi Sumatera Utara.

Tersangka DS dijemput secara paksa pada Selasa, (6/11) sekitar pukul 16.00 WIB di Perumahan Karang Anyar Blok D 16, RT 005, RW 007, Cikarang, Jawa Barat.

“Ketika diamankan, tersangka tidak melakukan perlawanan, dan kooperatif,” kata Sumanggar. Ak- sumberAlinea

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Seorang Guru SD Mengaku Mati Untuk Dapat Uang Asuransi Rp.600 juta..."

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel