Telaga Wali Pulokulon Makan Korban, Bocah Usia 9 Tahun Tewas Tenggelam Kejepit Bebatuan


Grobogan, Kisah duka telah terjadi di penghujung tahun 2018 ini, karena bertujuan berwisata justru berakhir petaka.

Malang betul Teguh Prayitno (34) warga Pasar Minggu Jakarta Selatan ini,  bersama keluarganya dari Jakarta untuk acara berlibur di rumah orang tuanya yang berada di Desa Randurejo Kecamatan Pulokulon. Pagi itu Minggu (30/12) anak dan istrinya diajak berwisata di Telaga Wali Godong yang letaknya di hutan KRPH Pondok, BKPH Panunggalan. KPH Gundih wilayah
Dusun  Paker Desa  Randurejo Kecamatan Pulokulon Kabupaten Grobogan.

Namun Enond Diah (9) anaknya bersama istrinya dan satu temannya saat di pinggiran tiba tiba terpeleset secara bersamaan, dan  terjebur ke dalam telaga.

Melihat kejadian itu Teguh Prayitno  langsung terjun ke telaga berusaha untuk menolong anak bersama istrinya.

Namun sayang Enond anaknya tenggelam tidak bisa diselamatkan,  hanya istri dan Nina (10) seorang temannya yang berhasil diselamatkan.

Beberapa orang yang ada disitu segera mencari tubuh Enond yang tenggelam. Dalam waktu 30 menit maka akhirnya korban Enond ditemukan oleh Paryadi (58) warga setempat dalam posisi tengkurap dengan kepala terjepit di bebatuan.

Kemudian warga mengangkat tubuh korban ke atas telaga untuk memastikan kondisinya korban. Selanjut Enond dibawa ke klinik terdekat yakni di PMI Ngrombo Tangen Kabupaten Sragen, namun sesampainya di klinik Enond dinyatakan sudah meninggal dunia.

Dari hasil pemeriksaan tim medis klinik PMI Tangen Sragen dan tenaga medis Puskesmas Pulokulon 1, pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Dari mulut dan hidung korban mengeluarkan air.

Kejadian ini sudah dilaporkan ke Polsek Panunggalan, maka Kapolsek Pulokulon AKP Wibowo SH bersama Kanit Reskrim, Ka SPKT, dan anggota lainya langsung ke lokasi kejadian. Setelah mencatat identitas korban dan saksi saksi, kemudian korban diserahkan kepada keluarganya untuk  dimakamkan.

Dalam musibah ini keluarga korban tidak menghendaki dilakukannya autopsi,  maka phaknya membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan otopsi terhadap korban, karena keluarga sudah menerima keadaan maupun penyebab kematian korban. Wn- Tg

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Telaga Wali Pulokulon Makan Korban, Bocah Usia 9 Tahun Tewas Tenggelam Kejepit Bebatuan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel